Watung Blog

Membaca anak-anak

Monday October 17, 2005 | Filed under: Misc

Anak kadang-kadang… emm, kerapkali, bikin kesal. Dilarang A, malah melakukan A. Disuruh B, mengerjakan C.

Anak-anak berkembang, kita tahu. Tadinya merangkak, sekarang sudah bisa bersepeda. Tadinya cuma bisa ngomong 2 kata, sekarang jadi tukang debat ibunya. Secara fisik, kita lihat betul perkembangan itu. Tapi apa yang tidak tampak secara fisik, itu yang kita nggak begitu paham. Misalnya (hasil baca-baca di EarlyChildhood.com):

(1) Anak-anak belajar perintah positif lebih dulu dari yang negatif. Perintah “jangan duduk dekat kompor!” nggak akan jauh beda dengan perintah “duduk dekat kompor!” di kepala mereka.

(2) Mereka juga baru bisa mengingat yang penting-penting aja. Kalau saya bilang, “Azka, kalau mau main ke sana, nyebrang jalan musti hati-hati. Lihat dulu kiri kanan. Kalau ada mobil, diam dulu sampai mobilnya lewat”, paling-paling yang diingat cuma kata-kata “main”, “lari”, “jalan” dan “mobil”. Jangan salahkan mereka kalau ada apa-apa.

(3) Mereka belum paham konsep kepemilikan. Supaya bisa share sesuatu, kita musti memiliki sesuatu itu terlebih dulu. Ya nggak sih? Kalau mereka belum paham konsep “memiliki”, ya nggak usah paksa mereka untuk bisa share makanan atau mainannya.

(4) Nggak paham ukuran. Pernah ngeliat mereka menuangkan seliter botol juice ke dalam cangkir?

(5) Belum tahu hukum kausalitas. “Kalau kamu sentuh itu, tanganmu akan kebakar” nggak akan make-sense buat mereka. Di kepala mereka, itu cuma dua event yang nggak ada hubungannya.

(6) Mereka kesulitan luar biasa kalau harus diam dan menunggu. Sebenarnya, umur balita itu lagi kenceng-kencengnya pertumbuhan. Disuruh diam, padahal tubuh mereka memerintahkan bergerak. Benar-benar nggak nyaman.

(7) Dan rate pertumbuhan itu nggak sama antara anak yang satu dengan lainnya. Mereka akan siap, kalau mereka siap. Mereka akan berdiri, kalau mereka siap untuk berdiri. Mereka akan bermain dengan teman-temannya, kalau mereka siap untuk itu. Nggak perlu dipaksa, nggak perlu dibanding-bandingkan dengan yang lainnya.

Yah, ketidakpahaman kita sendiri ini yang barangkali kerap bikin kesal.


No Comments »

No comments yet.

 

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required, but will not be displayed)



Garis
RSS | My Yahoo! | Google | Bloglines | My AOL | FeedLounge
All contents ©2005-2010 by Watung Arif, unless otherwise noted.
Contents under Creative Commons License.