Watung Blog

Angel of Death: Izrail

Tuesday October 11, 2005 | Filed under: Spirituality
8 Comments

Kisah di bawah ini sungguh “aneh”, sekaligus luar biasa. Membaca ini - barangkali karena detilnya - bagai mengalami dan menyaksikan sendiri sosok yang misterius yang di jaman ngaji waktu SD dulu dianggap sebagai Malaikat Maut, Sang Pencabut Nyawa. Dari seorang sufi Srilanka, Bawa Muhaiyaddeen, yang kata-katanya diterjemahkan oleh para muridnya di Amerika ke dalam sebuah buku To Die Before Death.

(Read the rest…)


Schedule Pressure

Saturday October 8, 2005 | Filed under: Management
1 Comment

depress.jpgKonon dulu, jauh sebelum Microsoft Office menjadi sacred cash cow, Bill Gates berbicara di hadapan Word 1.0 Team: “I want the best word-processor ever, in 12 months!”

Belasan ribu programmer pun dikerahkan, untuk sesuatu yg sungguh ambisius, tapi di sela waktu yang terasa nggak masuk akal… “That was a no-win game,” kenang salah seorang dari team. Tiada hari tanpa overtime. Stress. Depresi. Dan menghadapi excessive schedule, tim programmer punya trik jitu: bila ada trade-off antara quality dan schedule, quality-lah yg musti dikorbankan. “Just throw out the code to the tester, and we’ll fix them later on.”

(Read the rest…)


Security = Risk Management

Thursday October 6, 2005 | Filed under: Management
0 Comments

Security… Nostalgia lama. Waktu browsing-browsing lagi, yah nggak banyak berubah dari dulu sampe sekarang:

…format string vulnerabilities exist in a component of Checkpoint’s FireWall-1… a buffer overflow exists within the Symantec firewall product line… Successful exploitation of this flaw yields remote KERNEL access to the system… a remote code execution vulnerability exist in Barracuda Spam Firewall…

Dan sebagainya. Dan sebagainya… It means only one thing: we cannot depend on products.

(Read the rest…)


Puasa

Tuesday October 4, 2005 | Filed under: Spirituality
0 Comments

ruangan2.jpgPasti ada sesuatu yg besar di dalam puasa.

Umat Hindu memiliki Ekadasi, demi membebaskan diri dari “the cycle of birth and death”. Umat Buddha menjalankan seperti apa yg ada di Vinaya (kecenderungan jiwa, fitrah diri), keharusan berpuasa sebagai semacam austerity - menahan tarikan dari keinginan duniawi. Jesus pun berpuasa 40 hari 40 malam, dan umat Kristiani berpuasa di Rabu Abu, Jumat Agung, Sabtu Suci, dan Pantekosta. Bukan demi berlapar-lapar ria, seperti ajaran umat Kristen Orthodox, melainkan sebagai sebuah jalan untuk mendekatkan diri pada Tuhan. Kaum Yahudi juga punya puasa sehari penuh (nggak 24 jam kok, tapi 25!) pada Tisha B’Av (di hari hancurnya Kuil Sulaiman), juga di hari pertaubatan (Yom Kippur).

Dan umat Islam diperintahkan berpuasa:

…agar kamu bertakwa. (Quran [2]:183)

Tidakkah menarik, hampir setiap agama di dunia memiliki tradisi yg aneh ini: lewat lapar dan haus, menuju sesuatu yang… gimana ya, sebuah kesadaran tentang Jati Diri: bahwa we’re NOT this body, we are WE! Seperti propellant fuel, tubuh ini musti disulut, dibakar, agar roket Diri bisa meluncur ke atas. Bukankah tubuh akan kembali ke asalnya, yaitu tanah, dan kita yang sejati pun akan kembali ke asalnya?

Dan bertakwalah kepada Allah yang kepada-Nya kamu akan dikembalikan. (Quran [58]:9)

P.S.: Dengan asma-Mu. Duh Gusti, hamba tak paham tentang hakekat puasa menurut-Mu. Engkau memerintahkan kami berpuasa, Engkau pula yang memberi kekuatan dan petunjuk kepada kami. Engkau Yang Maha Tahu: puasanya tubuh ini, puasanya batin ini. Semoga melalui ini semua, Engkau Yang Rahmaan berkenan menganugrahkan ampunan, sehingga kami dapat kembali…



Garis
RSS | My Yahoo! | Google | Bloglines | My AOL | FeedLounge
All contents ©2005-2010 by Watung Arif, unless otherwise noted.
Contents under Creative Commons License.