Watung Blog

Zero defect methodology

Friday February 3, 2006 | Filed under: Management
3 Comments

I’ve lost this post, so I rewrite it.

Zero-defect methodology adalah salah satu best-practice dalam pengembangan software, terutama di sisi quality-assurance. Secara harfiah, agak utopis sebenarnya, jarang sekali (kalau nggak mau dibilang nggak ada) software yang zero-defect. Tapi kalau kita pahami benar, metodenya bukannya tidak men-tolerate sama sekali defect atau bug, tapi ini adalah satu teknik untuk mengkonvergensikan (susah amat sih bahasanya) semua usaha ke arah zero-defect. Microsoft adalah penganutnya yang paling sejati.

Salah satu filosofinya yang menarik:

Test your product every day as you develop it, and fix defects as soon as you find them.

Persis seperti sebuah ayat di Al-Quran:

Sesungguhnya taubat di sisi Allah hanyalah taubat bagi orang-orang yang mengerjakan kejahatan lantaran kejahilan, yang kemudian mereka bertaubat dengan segera… Quran [4]:17

Tidak untuk membatasi kreatifitas, keberanian kita, sehingga kita jadi takut untuk mencoba, belajar. Yang penting adalah, bila kita sadari telah berbuat kesalahan, fix as soon as you find them! Jangan takut! Seperti kata Rumi:

Come again,
even if you may have violated your vows a hundred times
Come again…

Mohon maaf bila terlalu menggurui. Sekian, untuk minggu ini. Salaam.


Psst… You can track everybody’s phone records!

Wednesday February 1, 2006 | Filed under: Fun Stuff
12 Comments

wiretap.gifI mean everybody can track your phone records. ;-) Kebetulan saya lagi nyari-nyari solusi soal strong authentication system, dan saya jadi teringat kasus dulu tahun 2000 (kalau tidak salah). Bahwa ada satu problem di Plasa.com yang saya pikir sudah di-fix sekarang, tapi terakhir saya cek ternyata belum: yaitu siapapun (well, as long as you can click on the Internet) bisa melihat dan mentrack data-data penggunaan telepon milik orang lain! (Plasa.com is owned by Telkom. So, there.) Yah, barangkali tidak semua nomor juga, hanya yang terdaftar di Divre 1, 2, 3, 4, 5, dan 6 (kalau nggak mau bilang semua). Total, sejauh ini, yang signed-in 88.000 pelanggan. ;-)

Saya termasuk yang sbodo amat kalau data-data penggunaan telepon saya diintip orang — yah, in some extent. Tapi ya males juga, karena lebih jauh, kita bisa bicara soal corporate spionage dari sini, termasuk tentang bandit-bandit jaman sekarang yang bisa mengembangkan ide-ide dari informasi yang sederhana ini, di luar yang saya bisa bayangkan. Anyway, begini problemnya:

(Read the rest…)



Garis
RSS | My Yahoo! | Google | Bloglines | My AOL | FeedLounge
All contents ©2005-2010 by Watung Arif, unless otherwise noted.
Contents under Creative Commons License.