Dulu, kalau saya bertanya pada guru agama tentang apa arti “musyrik”, besar kemungkinan beliau akan menjawab: “Orang yang menyekutukan Tuhan”. Musyrik adalah orang yang tuhannya batu, gunung, jin, setan, manusia. Orang yang tuhannya siapapun atau apapun selain “Tuhan” kita. Orang yang tentu saja bukan kita. Tapi benarkah?
Anehnya, bila kita “menanyakan” hal itu pada Al-Quran, kita akan beroleh jawaban yang lugas, namun sungguh di luar dugaan.
… yaitu orang-orang yang memecah-belah ‘dien’ mereka dan mereka menjadi beberapa golongan. Tiap-tiap golongan merasa bangga dengan apa yang ada pada golongan mereka. (QS [30]:32)
(Read the rest…)
Berita Detik kemarin: Microsoft bilang bahwa 87% software di Indonesia adalah bajakan, merugikan perekonomian, menghalangi budaya kreasi, bla-bla-bla… Dalam hati saya nih, “C’monnn!!”
Teman saya punya pertanyaan lucu: ya kenapa software-software itu gampang dibajak?
Dulu waktu bareng teman-teman bikin riset kecil tentang solusi copy-protection, kita mendapati sebuah fakta yang menarik ini: kebanyakan software mass-product bisa dibilang nggak diproteksi sama sekali. Kita beli license dari distributor, dapat CD, install ke PC cukup dengan memasukkan serial-number yang selanjutnya bisa kita share ke seribu teman-teman kita yang lain. There’s little to no copy protection in business software!
(Read the rest…)
Ngikutin beritanya nggak? Kira-kira dua minggu lalu, terjadi ratusan kasus penarikan dana misterius dari berbagai ATM di seluruh dunia. Dan bank-bank di Kanada, Inggris dan Rusia santer mengindikasikan, bahwa produk debit cards mereka… kecolongan! Barangkali kalau kasusnya kartu kredit, ya kita semua sudah maklum. Tapi kartu debit?
Orang bilang, belanja via kartu debit (istilah kebanyakan kita: “kartu ATM”) lebih aman karena — nggak seperti kartu kredit — ia memiliki satu level security tambahan: password a.k.a. nomor PIN.
(Read the rest…)
Thanks God it’s Friday. ;-) Ada teka-teki. Apakah perusahaan X, yang pernah memproduksi heroin seribu kilo per tahunnya dan diekspor ke 23 negara, dan sekarang perusahaan itu masih legal beroperasi, bahkan punya subsidiary di Indonesia?
Udah nyerah aja…
(Read the rest…)
Mari sedikit berefleksi. Tentang sebuah misteri.
Sudah lama sebenarnya saya nonton Bourne Identity, tapi baru kemarin mencoba untuk revisit nuansa idenya lagi. Yah, termasuk film jenis gedebak-gedebuk, berkisah tentang agen CIA yang menderita amnesia akut, setengah rol dari film ini menceritakan perjuangan Jason Bourne (Matt Damon) menemukan kembali ingatannya. Tahu bahwa ia begitu cekatan bermain pisau, memiliki pengetahuan komplit soal senjata, jago berantem, tangkas ngebut, pandai ngobrol berbagai bahasa — yang bagi Marie (Franka Potente) dianggap sebagai skill-set yang “nggak wajar” — Bourne sadar bahwa satu hal penting yang tak ia ketahui: siapa dirinya, identitas dirinya.
(Read the rest…)
Baru pulang dari luar kota nih. Entah kenapa waktu cek statistik blog ini, ujug-ujug kok ada traffic santer banget di hari Jumat kemarin. Biasanya sih cuma dari klik-klikan teman-teman sendiri, dan memang nggak pernah ada marketing kemana-mana, tapi kali ini zzzuuutt… kayak kena Slashdot effect. ;-) Usut punya usut, eng-ing-eng, salah satu postingan di blog ini di-host oleh Detik! Keren!
(Read the rest…)
Saya coba ngikutin beritanya, karena seru! Jadi gini, seorang wartawan di Chicago Tribune melaporkan bahwa gampang kok membongkar covert actionnya para agen CIA, tangan silumannya Presiden di luar negeri ini, via search di Internet.
When the Tribune searched a commercial online data service, the result was a virtual directory of more than 2,600 CIA employees, 50 internal agency telephone numbers and the locations of some two dozen secret CIA facilities around the United States. (Source)
Dan jadi serem juga karena, walaupun 160-nya diidentifikasi sebagai agen-agen yang duduk di belakang meja sebagai analis (termasuk George Tenet), sebagian besarnya bener-bener lagi nyamar, atau bekerja di berbagai fasilitas rahasia milik CIA.
(Read the rest…)