Watung Blog

Perfect

Sunday May 14, 2006 | Filed under: Management

sprint.gifYes, this blog’s not dead yet! ;-)

Setelah hampir 3 minggu (wakkk, 3 minggu?!), baru bisa sempat “pulang” kembali: ngecek blog, baca-baca milis, ngublek-ublek laptop. Kadang orang perlu merunduk sejenak di saat ashar dan maghribnya, yahh… walau sekedar untuk melempar pertanyaan pada diri sendiri “oh my dear me, what the hell are you doing here today, Watung?” Istilah Goenawan Mohamad: sebuah “catatan pinggir” di sela mainstream hari-hari yang gerah dan sumpek. Karena dunia itu — gimana ya — it’s just a mirror, don’t you think? Refleksi, evaluasi… kita perlu itu, just to make sure we’re not lost (and hey, what is the right path, anyway, my dear friends?)


Ugffh… busy weeks. Hidup berputar lebih cepat sekarang. Lebih sedikit orang untuk lebih banyak pekerjaan, quality yang lebih baik, support yang lebih murah (more free!), di ruang yang lebih kecil, waktu yang lebih sempit. Efisiensi, productivity… ayo, cepat, cepat! “Hurry Up” mantra, begitulah ekonomi masa kini. Perusahaan di-stretch agar bisa speed-up. No more room for reflection… you can’t plan, you can’t even think. You just do, do, do.

Saya jadi ingat satu paragraf (”Slack“, karya Tom Demarco), tentang permainan number puzzle yang sudah jadi klasik ini.

puzzle1.gif

Tujuannya sederhana: kita menggeser kotak-kotak itu ke ruang kosong, untuk menghasilkan angka-angka yang berurutan.

Tapi sekarang, mari rearrange lagi kotak-kotak ini, karena para petinggi di ballroom sana sudah mengumbar mantra dan mengetok palu bahwa target efisiensi tahun ini musti di atas 10%. So, yang tadinya kita punya permainan 8-angka, sekarang kita punya 9.

puzzle20.gif

There. Eat that! ;-)

Nggak jarang kita ketemu orang-orang di meeting room yang punya logika semacam ini, dan mencoba menerapkannya di meja kursi organisasi. And yes, efficiency is improved! But something else is lost…

Kita tidak lagi punya ruang untuk memindahkan barang satu pun dari kotak-kotak itu. Kita tidak lagi punya waktu yang cukup untuk duduk, bersandar, meninjau kembali big pictures semua proses dan alur kerja lama dari atas sana. Sejengkal space yang memadai untuk… yah, berubah dan menjadi lebih baik dari kemarin. Everybody is busy doing the same old things as they did hundred years ago!

Masih untung kita-kita yang masih punya ashar dan maghribnya. Tapi nggak sedikit perusahaan seperti board game 9-angka itu: improved, efisien di segala lini… but no longer able to change.

Cheers!

How many times do I have to tell you to hurry up
Be a good boy. You’ve gotta try a little harder
That simply wasn’t good enough
To make us proud…

-Alanis Morissette (”Perfect”)


9 Comments »

esge says:

pufh lega, this blog’s not dead yet…

ah, om watung pinter ngingetin untuk memulai berubah…change kata renald kasali..

sayang, banyak orang termasuk saya yang ga sadar dan make moment ashar dan maghrib dengan sebaik-baiknya…

semoga kelak..

» Comment by esge — May 15, 2006 @ 7:41 am

tukangKoding says:

teu ngerti euy..:D
maksudna programmer itu dikasih waktu luang untuk istirahat/refleksi ya ?
dengan menyisakan satu ruang/waktu untuk tidak koding/desain , tidak semena-mena
para boss mencanangkan waktu kerja 24×7x7 untuk do , do , and do

» Comment by tukangKoding — May 15, 2006 @ 10:28 pm

Watung says:

Duh… iya euy. Kalau dibaca-baca lagi, maksudnya tuh apa ya. Nggak jelas. Cuekin aja deh… ;-)

» Comment by Watung — May 15, 2006 @ 11:08 pm

naisenodni says:

Hehe.. itu kalau dilihat dari sisi karyawan. Coba dari sisi “pejabat di kantor”…kemungkinan agak berbeda. Mungkin ada yang bilang, “Ini orang lama amat sholat-nya. Jangan-jangan alasan buat ngabur dari kerjaan ya?”

*ngeloyor cuek*

» Comment by naisenodni — May 22, 2006 @ 12:34 am

Watung says:

Hmm… ini juga alasan kenapa mushola-mushola di banyak kantoran pada sempit, sumpek, bau, di lantai bawah tanah (yang nomornya “B” itu), deket genset atau dapur.

Kasihan orang beragama… kasihan sekali. :-(

» Comment by Watung — May 22, 2006 @ 1:21 am

ardi_doang says:

mungkin kita-kita harus selalu inget pesan dari Langit: ‘Today should be better than yesterday, and tomorrow should be better than today.’

But aniwey, selamet ultah deh oom Watung(24/Mei). Udah berkurang setahun neh. Semoga panjang umur, sehat dan bahagia, dan ilmu2nya bermanfaat juga ditularin ke kita2.

amin

» Comment by ardi_doang — May 23, 2006 @ 6:31 pm

naisenodni says:

wah, ada yang ultah?! makan-makan!!

» Comment by naisenodni — May 25, 2006 @ 12:43 pm

Nudial Khair Gayo says:

life ends when you stop dreaming…….
hope is lost when you stop believing……
and love fails when you stop caring….

» Comment by Nudial Khair Gayo — January 24, 2007 @ 2:03 pm

watung says:

Beautiful poem…

» Comment by watung — January 24, 2007 @ 3:13 pm

 

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required, but will not be displayed)



Garis
RSS | My Yahoo! | Google | Bloglines | My AOL | FeedLounge
All contents ©2005-2010 by Watung Arif, unless otherwise noted.
Contents under Creative Commons License.