Watung Blog

Office docs to PDF: Problem

Saturday February 3, 2007 | Filed under: Fun Stuff

Ada kasus begini.

Kadang-kadang kita punya dokumen Office (Word, Excel, Powerpoint, etc) yang ingin kita share ke seseorang di departemen di ujung sana, tapi di beberapa bagian dari dokumen itu ternyata berisikan informasi yang sifatnya sensitif atau rahasia. Yang biasa saya lakukan, juga tradisi teman-teman di sini:

(1) Gunakan drawing tools-nya Word
(2) Tutupi aja bagian yang sensitif itu dengan rectangle
(3) Save ke PDF (dengan Adobe PDFMaker misalnya)

as simple as that. Seperti ini:

msword.gif

Orang di ujung email sana akan menerima dokumen dalam bentuk PDF yang enak dilihat, nggak bisa diedit, dan kita bilang, “maaf, beberapa bagian dokumen kami tutup karena masih confidential.” Now at this point, we think we’re safe…

Ehm, not really. :-(

Mari kita buka dokumen PDF itu di Acrobat Reader, pilih Select Tool, dan select area kotak hitam yang ditutupi itu.

adobe.gif

Hoho, ada sesuatu di balik area hitam itu… Coba klik Copy to Clipboard, dan Paste ke mana saja (Notepad misalnya), and you’ll see something like this:

notepad.gif

Voila! The hidden texts!

Lhah kok bisa? Sama, bingung juga. Ngapain ya si Adobe pake layer segala, dan memungkinkan orang ngintip sesuatu di balik area hitam itu (ternyata nggak cuma text lho, image juga kena…)? Bukannya PDF itu semacam versi digitalnya hasil cetak di printer, maksudnya: kalo di printer nggak kelihatan, mustinya di PDF juga nggak? Ternyata nggak seperti itu. Entah karena desainnya gitu, entah apanya, PDF ternyata adalah suatu format dokumen yang ribet dan kompleks juga, sama saja dengan format-format yang lain seperti Word, Excel,….

Yah anyway, hati-hati aja dengan cara ini. Ini nggak cuma berlaku di Word, tapi juga Powerpoint dan Excel. Solusinya sih kalo saya:

(1) Ganti aja text yang mau di-hide itu dengan text lain juga
(2) Kemudian ditutup dengan rectangle (boleh juga nggak)
(3) Baru save ke PDF

(Text nggak bisa dihapus gitu aja, biar format dan halamannya nggak berantakan):

msword2.gif

Memang ribet, lama, mbosenin… Tapi, any other idea?


3 Comments »

hansen says:

Kalo gitu save aja ke format file yang benar-benar versi cetak printer yaitu .ps (postcript) ;-) Sayangnya di win platform harus install software reader lagi, acrobat reader kayaknya kagak bisa baca. Boleh juga dicoba fasilitas enkripsinya PDF, harus pakai password kalau mau baca dan/atau mau print dan/atau mau select text.

» Comment by hansen — February 12, 2007 @ 6:29 am

watung says:

PS file… rasanya agak susah di kantor gw sen. Tapi menarik untuk dicoba: convert PS ke PDF file, masih bisa di-select copy/paste nggak ya? hehe… soalnya kan sama-sama Adobe? Kalo di-pasword-in… mudah2an orang gak punya cracking tool.. Thanks ya!

» Comment by watung — February 12, 2007 @ 2:16 pm

hansen says:

Saya dah coba convert PS ke PDF, gak bisa lagi di select/copy kok, itu juga option. Tapi ya itu yang produce PS agak susah nyari, belum yang convert-nya. Kalau di GNU/Linux sih guampang.. ;-)

» Comment by hansen — February 13, 2007 @ 3:34 am

 

Leave a comment

Line and paragraph breaks automatic, e-mail address never displayed, HTML allowed: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

(required, but will not be displayed)



Garis
RSS | My Yahoo! | Google | Bloglines | My AOL | FeedLounge
All contents ©2005-2010 by Watung Arif, unless otherwise noted.
Contents under Creative Commons License.